Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Selasa, 07 Mei 2013

Tips Membuat Maket Rumah Sederhana


Maket merupakan representasi dalam bentuk tiga dimensi yang meniru sebuah benda atau objek dan biasanya memiliki skala. Maket biasanya digunakan untuk mendiskripsikan sebuah keadaan. Jadi maket digunakan sebagai sebuah representasi dari keadaan yang sebenarnya menuju keadaan yang yang akan diciptakan. Jika dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan maket, maka dalam bahasa Inggris sering disebut dengan mockup.
http://www.miniaturmaket.com/wp-content/uploads/2012/05/DSC00194-300x225.jpg
Terdapat banyak jenis maket. Beberapa jenisnya antara lain: maket arsitektur, maket mekanikal, maket struktural, maket simulasi, maket diorama,dan lain-lain. Sedangkan judul maketnya sendiri tergantung dari nama proyek yang sedang dikerjakan. Baik itu gedung, rumah tinggal, pabrik, pelabuhan, dan lain sebagainya.
Proses pembuatan
Sebelum membuat denah perlu direncanakan skala yang akan dipakai. Untuk mengirit bahan bisa menggunakan 1:10 atau 1: 20.
1. ALAS MAKET (LANSEKAP)
Pembuatan maket biasanya diawali dengan pembuatan lansekap. Dalam hal ini kita bahas lansekap tak berkontur,karena digunakan untuk proyek pada lahan yang datar.
Dalam pembuatannya kita memotong karton seluas ukuran yang sudah ditentukan untuk alas maket.Luas lansekap disini kita buat dari Luas bangunan + luas tanah dan bisa juga ditambah luas tanah sekeliling dan untuk jalan didepan rumah. Saat maket selesai dan dipasang di lansekap bisa ditambahi assesoris lain seperti rumput,pohon,sungai dll.
2. LANTAI
Lantai merupakan dasar bangunan maket. Dibuat sesuai kebutuhan berapa lantai rumah yang akan dibuat. Jika terdapat beberapa lantai (rumah bertingkat) kita harus membuatnya berbeda bentuk dan ukuran sesuai denah walaupun tidak nampak dari luar.
3. DINDING
Dalam pembuatan dinding,kita harus mengikuti bentuk lantai yang telah kita buat,walaupun nanti akan ada beberapa tambahan bentuk yang terdapat pada sisi dinding tersebut.
Yang perlu diingat karena pada dinding terdapat pintu,jendela dan ventilasi,maka kita perlu memotong dan melubangi karton untuk hal tersebut.
Saat pemotongan karton harus benar-benar presisi pada tiap-tiap sisi agar menghasilkan dinding yang tegak lurus. sealnjutnya adalah menempelkan sisi potongan dinding pada denah atau lantai yang telah dibuat.
Untuk membuat dinding yang berbebtuk lengkung bisa menggunakan alternatif lain misalnya pipa,botol plastik,bambu atau apa saja yang memiliki skala dan bentuk yang benar benar skalatis.
4. ATAP
Atap merupakan bagian tersulit pembuatannya. Karena kita harus mengukur kemiringannya. Jika tidak tepat kemiringannya maka bentuk atap tidak akan cocok saat dipasangkan pada dinding yang telah dibuat.
Pembuatan atap disesuaikan dengan perencanaan atap yang sudah ditentukan sebelumnya disebabkan ada perbedaan gaya dan model atap yang digunakan misalnya atap limasan,kerucut dan kubah (dome).
5. PEWARNAAN
Tahap pewarnaan memerlukan ketelitian dan kerapian.
- Pewarnaan jendela ,pintu dan ventilasi sebaiknya dirangkai didinding sebelum dinding dirangkai dilantai.
Pengecatan pintu, jendela dan ventilasi bisa menggunakan cat, skotlet atau mengeprint foto kayu.
- Untuk dinding bisa digunakan cat,kertas berwarna , skotlet, stiker, mengeprint pola dan ornamen sesuai dengan gambar yang diambil dari foto asli. dan dilakukan sebelum dinding dirangkai dilantai.
Untuk pengecatan bisa digunakan cat semprot agar terlihat rata.
- Untuk atap bisa menggunakan karton yang diambil lapisan dalamnya, sendok kayu es krim yang dipotong potong skalatis, ijuk, atau yang lainnya sesuai bentuk atap dengan tetap mengingat ukuran yang sesuai skala.
Setelah semua sudah di diwarna semua bagian terluar dilapisi stiker bening agar terlindung dari air dan cuaca sehingga awet.
6. PEMASANGAN
Tahap akhir dari semua proses pembuatan maket adalah pemasangan semua materi yang sudah dibuat, yang meliputi pemasangan maket rumah pada lansekap,pemasangan assesoris pada lansekap dan pemasangan unit maket pada dudukan dan kaca pengaman pada dudukan.

Minggu, 05 Mei 2013

PERKEMBANGAN & PENGEMBANGAN VGA


Kartu VGA (Video Graphic Adapter) berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game.


VGA terdiri atas dua jenis yaitu VGA onboard dan VGA bukan onboard



VGA onboard.

VGA onboard adalah unit pemroses yang telah menyatu pada motherboard, maka VGA card tidak diperlukan lagi. Keberadaan chipset VGA onboard ini tidaklah bersifat tetap karena VGA onboard ini dapat diatur untuk tidak aktif jika user ingin memasang VGA card yang diinginkannya.
Sejak IBM PC lahir pada tahun 1981 nyaris semua PC mempunyai memori terpisah untuk frame buffer, yaitu block memori dimana gambar yang keluar di layar monitor dipetakan. Ini bukan masalah bagi sistem yang memiliki video monochrome bebasis karakter. Karena frame buffer yang diperlukan hanya 2 KB. Tetapi GUI (Graphical User Interface) yang berbasis modern yang memerlukan layar bit mapped yang bersolusi tinggi dan warna sejati sangat rakus memori.Layar beresolusi 640 x 480 pixel dengan warna 8 bit meminta frame buffer sebesar 300 KB, sementara layar beresolusi 1024 x 768 pixel dengan warna 24 bit memerlukan memori sebesar 2,25 MB. Frame buffer yang dedicated , berukuran tetap.
Tidak perduli mode layar yang sedang digunakan frame buffer harus mampu mengakomodasi resolusi paling tinggi dan kedalaman warna terbaik yang dapat didukungnya. Software tidak bisa memanfaatkan memori sisa dari frame buffer walaupun yang digunakan adalah resolusi rendah dan 16 warna. Ini penyebabnya oleh cara pemaketan Video dan konfigurasinya dalam sub sistem grafis yang khusus. Dengan demikian, ber-Mega-mega byte memori tersia-siakan. UMA (Unified Memori Architecture) menyatukan frame buffer dengan memori utama. Dengan mengalokasikan RAM SECukupnya untuk menangani mode layar yang sedang digunakan. UMA memperkenalkan pemakaian memori sisa dari frame buffer untuk keperluan lainnya. Mengeliminasi frame buffer yang dedicated diharapkan mampu mengurangi biaya yang diperlukan untuk membeli sebuah PC. Banyak chipset yang telah mendukung/menggunakan teknologi UMA, seperti Weitek, Opti, VLSI, SiS, Cirrus Logic, dsb. Kenyataan yang harus diterima adalah sistem UMA menurunkan kinerja PC, ini terjadi saat CPU dan kontroler grafis mengakses memori utama pada saat yang sama. Maka dari itu sistem UMA disediakan terutama untuk sistem PC Low End yang murah.


VGA bukan onboard (dengan kartu VGA).
Sejak sistem PC IBM pertama, didalam komputer pasti ada unit kartu grafis, entah itu CGA, EGA, MCGA , VGA, atau yang lain. Dengan menggunakan kartu VGA bukan onboard maka akan didapatkan kinerja yang lebih baik daripada sistem yang menggunakan UMA (Unified Memori Architecture). Jika dulu sebuah kartu grafis 8 bit dengan memori 512 KB yang dapat menampilkan 256 warna pada resolusi 640 X 480 sudah cukup, maka sekarang tidak lagi. Kebutuhan minimal untuk komputer multimedia adalah kartu grafik 64 bit dengan memori 1 MB.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9CMXzCvof7cFfrf_LLCvBNW1-vIu0jnSYEw6iO3A6Jrzz5_sAbAXA8koMlktI3NxDSZ5S4RJHNyAphAfx-h9-1kG1nm0EyJLrxladzQfN9CJBxy9AeqFzhmtS-gXBCh7PL2WmaiExXroW/s320/vga-pci.jpg
VGA PCI,vga card ini bisa digunakan dengan memasang pada slot vga, vga jenis ini sudah jarang sekali digunakan, karena keterbatasan fitur, ciri-cirinya adalah bagian slot-nya pada bagian depan terdapat coakan, dan jenis pin-nya lurus secara vertikal, lebih jelasnya lihat gambar berikut:





https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgInjzelS9-QIBDUmXhzOBZEHdS96qfQ2Wuee_O7ZNIYMhqjfgtDEGQurXukKDLDjzAajL-ULxEzzoLb-vixGsHXjVrhvuyojQKOFjJhyHeMKmzXvn1RJx74im_IzsnLvPZZEz5hUDV34U2/s320/slot-agp.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrU-exSaF7uX_KuxjPBLqgo_0WN_WJvPzt8uS5fCZ0e3557jRDHbhvaPZIzfeaxT0wpk_KJ_3_sp0wJNFj_cTwxSBNjdJa9wPQYuPOA4Gf3MZkydLqho__nVukThYHQ0_f9P8mqxPm2T7H/s320/vga-agp.jpg
VGA Jenis AGP, awal dibuatnya vga agp, karena peningkatan yang signifikan terhadap transfer data dari memory, cpu ke peralatan display, sehingga dibuatkan slot agp untuk memasang vga kenis agp, vga agp diluncurkan berdasarkan nilai voltase yang digunakan, yaitu agp 1x dan 2x dengan voltase 3.3 v, sedangkan 4x dan 8x 1,5 volt. vga agp terakhir yang muncul adalah jenis pro dan pro universal dengan kemampuan 3.3 dan 1,5 volt. Ciri-ciri vga ini adalah bentuk pin-nya yang vertikal dengan bentuk mirip formasi sarang lebah, berikut adalah gambar vga agp dan slot-slot agp-nya:








https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjb0rZdwSP7JtPFaAcX-Pe4TxWkcvmhrLWSfwWejoWogu3Y8JpFy1jDO_PTnOXqGkspPj0gv11_ZIAVuewQLVhlu2fqr-4t2mhOU2X2wRe3gZM6REqz0jrXaDMlsdbDsfEn4oFf9fd2YFOW/s320/vga-pciex.jpg
VGA PCI Express, perkembangan slot pci selanjutnya memiliki kemampuan yang luar biasa, dengan nama PCI Express, dirancang untuk memasang peralatan-peralatan mutakhir, 2 versi slot PCI Express yang terkenal adalah PCI Express 1 x dan 16 x, PCI Express 16 x digunakan khusus untuk memasang vga jenis PCI Express, dan 1x untuk keperluan memasang peralatan-peralatan tambahan. Ciri fisik vga jenis pci express adalah dengan melihat bentuknya yang memiliki bentuk kebalikan dari PCI biasa. berikut adalah slot dan VGA PCI Express:




Kartu VGA menggunakan beberapa macam memori seperti:


DRAM (Dynamic RAM)
80 ns sampai 70 ns. DRAM digunakan pada banyak kartu grafik seperrti 8, 16, atau 32 bit. Penggunaan DRAM ditujukan untuk komputer tingkat yang tidak memerlukan kecepatan tinggi dan warna yang banyak. ada juga MD-RAM (Multiple Dynamic RAM) yang menggunakan DRAM berlapis



EDO RAM
berkecepatan 60 ns sampai 35 ns, EDO RAM banyak ditemui pada kartu grafik 64 bit. EDO RAM yang umum dipakai mempunyai speed 60 MHz 60/40ns. Contoh kartu VGA yang menggunakan memori EDO adalah WinFast S280/S600 3D, Diamond Stealth 2000 3D, ATi Mach 64, dsb.


VRAM (Video RAM)


Berkecepatan 20 ns sampai 10 ns, VRAM lebih mahal dibandingkan DRAM karena VRAM lebih cepat dari DRAM. Penggunaan VRAM pada kartu VGA ditujukan untuk komputer kelas atas.SGRAM (Synchronous Graphic RAM).



SGRAM (Synchronous Graphic RAM)
berkecepatan kurang dari 10 ns, SGRAM pada kartu VGA juga berdasarkan pada teknologi SDRAM pada memori utama komputer. SGRAM banyak digunakan pada kartu grafik kelas tinggi yang mempunyai kemampuan 3D accelerator. Contoh dari kartu VGA yang menggunakan SGRAM adalah Matrox MGA Millenium, Matrox Mystique 3D, Diamond Stealth II S220, Diamond Viper, ASUS 3D Explorer, ATI Rage II 3D Pro, dsb. 




RAMBUS



Penggunaan RAMBUS pada VGA card komputer masih sedikit (RAMBUS adalah memori yang digunakan pada mesin-mesin game Nintendo, Sega, sejauh ini hanya kartu grafik produksi Creative Labs (MA-302, MA-332 Graphic Blaster 3D dan Graphic Blaster xXtreme) yang menggunakannya.

Chipset/prosesor pada kartu VGA, banyak sekali macamnya karena tiap-tiap pabrik kartu VGA memiliki Chipset andalannya. Ada banyak produsen Chipset kartu VGA seperti NVidia, 3DFX, S3, ATi, Matrox, SiS, Cirrus Logic, Number Nine (#9), Trident, Tseng, 3D Labs, STB, OTi, dan sebagainya.

Graphic Accelerator

Chipset-chipset masa kini sudah memasukkan kemampuan akselerasi 3D built in pada kartu VGA. Selain kartu VGA, sekarang ada pheriperal komputer pendukung yang dinamakan 3D accelerator. 3D accelerator berfungsi untuk mengolah/menterjemahkan data/gambar 3D secara lebih sempurna. Akselerator 3D yang keberadaannya tidak memerlukan IRQ lagi mampu melakukan manipulasi-manipulasi grafik 3D yang kompleks. Contohnya pada game-game 3D bisa ditampilkan citra yang jauh lebih realistis. Sebab banyak fungsi pengolahan grafik 3D yang dulunya dilakukan oleh prosesor pada motherboard, kini dikerjakan oleh prosesor grafik 3D pada 3D accelerator tersebut. Dengan pembagian kerja ini maka prosesor dapat lebih banyak melakukan kerja pemrosesan yang lain. Selain itu programmer tidak perlu membuat fungsi grafik 3D, karena fungsi tersebut sudah disediakan oleh akselerator 3D. Chipset 3D pada kartu VGA tidak sebaik jika menggunakan 3D accelerator sebagai pendukungnya (3D accelerator dipasang secara terpisah bersama dengan kartu VGA). Meskipun begitu Chipset 3D pada kartu VGA juga mendukung ‘beberapa’ fasilitas akselerasi 3D pada 3D accelerator.
Sebagai catatan penting bahwa, fungsi 3D accelerator akan optimal jika Software/game yang dijalankan memanfaatkan fungsi-fungsi khusus pada 3D accelerator tersebut. Software/game yang mendukung fasilitas ini mulai berkembang, yang sudah terkenal adalah dukungan terhadap 3D accelerator yang memiliki chipset VooDoo 3D FX, Rendition Verite, dan Permedia 3D Labs.

Kamis, 02 Mei 2013

Mendesain Home Theatre dan Ruang Musik dengan Peredam




Ruang home theatre, ruang karaoke, ruang rapat dan yang lain adalah contoh dariruang kedap suara. selain ditempat-tempat yang memang membutuhkan desainruang kedap suara, seperti tempat karaoke, studio musik, ruang rapat khusus dan lain-lain, ruang kedap suara biasanya terdapat di rumah-rumah mewah, bahkan perkembangan yang terbaru rumah dengan kelas menengahpun sudah disertai dengan ruang kedap suara.
Ruang kedap suara adalah ruang dengan desain khusus bisa meredam suara yang ada didalam ruangan yang diakibatkan karena aktifitas dari ruangan tersebut. Misalnya ruang karaoke, studio musik, home theater dan lain-lain. Didalam ruang-ruang tersebut aktifitas-aktifitas yang dilakukan biasanya menimbulkan suara yang keras sehingga jika ruang-ruang ini tidak direncanakan dengan baik maka akan mengganggu ruang-ruang dan aktifitas yang ada disebelahnya.
Mendesain ruang kedap suara ini memerlukan bahan-bahan atau material-material tertentu untuk meredam suara. material-material ini biasanya bersifat lunak sehingga tidak mudah memantulkan suara. Merencanakan ruangan kedap suara ini, sebaiknya sesuai dengan keperluan pemilik bangunan ataupun rumah terkait untuk apakah ruang kedap suara tersebut.
Bahan-bahan yang digunakan untuk men”desain” ruangan kedap suara ini biasanya adalah :
  • Karpet
  • Gypsum
  • Parquet
  • Kain
  • Glasswool
  • Panel kedap suara
Bahan-bahan ini bisa diaplikasikan menjadi pelapis dinding, plafong, pintu dan lantai ruangan kedap suara.
Gaya desain dari ruangan kedap suara ini bisa diseuaikan dengan keinginan sang pemilik dan peruntukan ruangan tersebut. Tetapi yang paling diutamakan dari desain ruangan kedap suara ini adalah faktor kenyamanan ruangan tersebut.
Identifikasi ruangan kedap suara berfungsi optimal jika ruangan tersebut tidak mengganggu orang yang ada di luar ruangan. Oleh karena itu, perencanaan yang baik harus dilakukan pada segala sisi ruangan baik lantai, dinding, plafond dan pintu.
Demikian, sedikit ulasan tentang ruangan kedap suara. Selamat mencoba.

Rabu, 01 Mei 2013

Keindahan Rumah Joglo


Konstruksi rangka bangunan joglo rumah


Berdasarkan bentuk keseluruhan tampilan dan bentuk kerangka, bangunan joglo dapat dibedakan menjadi 4 bagian :
  • Muda (Nom) : Joglo yang bentuk tampilannya cenderung memanjang dan meninggi (melar).
  • Tua (Tuwa) : Joglo yang bentuk tampilannya cenderung pendek (tidak memanjang) dan atapnya tidak tegak / cenderung rebah (nadhah).
  • Laki-laki (lanangan) : Joglo yang terlihat kokoh karena rangkanya relatif tebal.
  • Perempuan (wadon / padaringan kebak) : Joglo yang rangkanya relatif tipis / pipih.
Di bagian tengah pendapa terdapat empat tiang utama yang dinamakan sakaguru. Ukurannya harus lebih tinggi dan lebih besar dari tiang-tiang / saka-saka yang lain. Di kedua ujung tiang-tiang ini terdapat ornamen / ukiran.
Bagian atas sakaguru saling dihubungkan oleh penyambung / penghubung yang dinamakan tumpang dan sunduk. Posisi tumpang di atas sunduk.
Dalam bahasa Jawa, kata “sunduk” itu sendiri berarti “penusuk”.
Di bagian paling atas tiang sakaguru inilah biasanya terdapat beberapa lapisan balok kayu yang membentuk lingkaran-lingkaran bertingkat yang melebar ke arah luar dan dalam. Pelebaran ke bagian luar ini dinamakan elar. Elar dalam bahasa Jawa berarti ‘sayap,. Sedangkan pelebaran ke bagian dalam disebut ‘tumpang-sari’. Elar ini menopang bidang atap, sementara Tumpang-sari menopang bidang langit langit joglo (pamidhangan).
Untuk lebih lengkapnya, detail dari rangka joglo adalah sebagai berikut : 
 sumber : Ismunandar, 2001 ( telah diolah )


  1. Molo (mulo / sirah / suwunan), balok yang letaknya paling atas, yang dianggap sebagai “kepala” bangunan.
  2. Ander (saka-gini), Balok yang terletak di atas pengeret yang berfungsi sebagai penopang molo.
  3. Geganja, konstruksi penguat / stabilisator ander.
  4. Pengeret (pengerat), Balok penghubung dan stabilisator ujung-ujung tiang; kerangka rumah bagian atas yang terletak melintang menurut lebarnya rumah dan ditautkan dengan blandar.
  5. Santen, Penyangga pengeret yang terletak di antara pengeret dan kili.
  6. Sunduk, Stabilisator konstruksi tiang untuk menahan goncangan / goyangan.
  7. Kili (Sunduk Kili), Balok pengunci cathokan sunduk dan tiang.
  8. Pamidhangan (Midhangan), Rongga yang terbentuk dari rangkaian balok / tumpang-sari pada brunjung.
  9. Dhadha Peksi (dhadha-manuk), Balok pengerat yang melintang di tengah tengah pamidhangan.
  10. Penitih / panitih.
  11. Penangkur.
  12. Emprit-Ganthil, Penahan / pengunci purus tiang yang berbentuk tonjolan; dudur yang terhimpit.
  13. Kecer, Balok yang menyangga molo serta sekaligus menopang atap.
  14. Dudur, Balok yang menghubungkan sudut pertemuan penanggap, penitih dan penangkur dengan molo.
  15. Elar (sayap), Bagian perluasan keluar bagian atas sakaguru yang menopang atap.
  16. Songgo-uwang, Konstruksi penyiku / penyangga yang sifatnya dekoratif